Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2016

Workshop Pengelolaan Pesantren Darul Istiqamah

Gambar
MENGUATKAN KAPASITAS, PESANTREN DARUL ISTIQAMAH ADAKAN WORKSHOP PENGELOLAAN DAN PERLUASAN JARINGAN
“Siapa idola Anda?” “Dimanakah letak Masjid Al Aqsho?” “Nabi Ibrahim as berlawanan dengan raja siapa?”
Demikian tiga dari lima belas pertanyaan tertulis dalam sesi tes kemampuan (ability test) yang disampaikan oleh H. Abdul Malik, SE, MM dalam Workshop Pengelolaan Pesantren dengan tema “Bangun Kapasitas, Perluas Jaringan” bertempat di Meeting Room Badan Eksekutif Pesantren Darul Istiqamah Pusat, Maccopa, Kab. Maros, Sabtu (23/04).
Kegiatan ini merupakan kerjasama antara Pesantren Darul Istiqamah Pusat dengan Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Pusat.
Dalam sambutannya, Pimpinan Pesantren Darul Istiqamah Ust Muzayyin Arif mengatakan bahwa workshop ini sangatlah penting untuk membangun kapasitas para pelaksana amanah di lingkungan Darul Istiqamah.
“Ada amanat sejarah dari pendiri pesantren ini agar pesantren tidak hanya berfokus pada pendidikan, tetapi juga pada pembentukan peradaba…

Santri dan Alumni Darul Istiqamah Potensial Jadi Pemimpin Bangsa

Gambar
Saat membawakan materi Workshop Pengelolaan Pesantren (23/04) di Meeting Room Badan Eksekutif Pesantren (BEP) yang bertempat di Lantai 1 Masjid Jami’ Darul Istiqamah, Praktisi dan Trainer Manajemen H. Abdul Malik, SE, MM mengatakan bahwa santri-santri dan alumni Pesantren Darul Istiqamah sangatlah potensial untuk menjadi pemimpin bangsa.
“Paling tidak, ada dua modal besar yang telah dimiliki oleh Darul Istiqamah. Pertama, sejarah, dan kedua, para penghafal Al Quran (huffazh),” kata Abdul Malik yang pernah menjadi utusan Pemuda Indonesia ke Jepang tahun 1996.
Sejak berdiri 1970, Pesantren Darul Istiqamah telah memiliki sejarah yang baik dalam penyebaran Islam yang tidak hanya di sekitar kawasan Maccopa, akan tetapi juga menyebar ke kota-kota lain di Sulsel, bahkan terus menyebarkan dakwah ke Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, bahkan Papua.
Menurut Pimpinan Pesantren Darul Istiqamah Ust Muzayyin Arif, visi untuk menciptakan pemimpin muslim telah ada sejak lama di Darul Istiqamah. “Kepemim…

Pentingnya Menulis Jurnal

Gambar
Pada Sabtu, 12 Maret 2016, saya mengikuti Workshop Menulis Jurnal yang dibawakan oleh Dr. Ismail Suardi Wekke di Fakultas Teknik Industri UMI. Dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Majelis Sinergi Kalam (MASIKA) ICMI Sulsel tersebut, Dr. Ismail menceritakan bahwa Indonesia sebenarnya tidak kekurangan bahan untuk jurnal, akan tetapi banyak hasil penelitian yang hanya tersimpan di rak perpustakaan dan tidak tersentuh untuk ditransformasikan menjadikan tulisan jurnal. Mendengarkan paparan ini, saya jadi teringat sebuah sebuah pernyataan dari Professor Ismet Fanany dari Deakin University (Melbourne) dalam sebuah pertemuan di Jakarta yang mengatakan bahwa karya tulis dosen Indonesia sesungguhnya banyak yang menarik. Akan tetapi, kata Ismet lagi, tidak banyak dari dosen kita yang menjadikan hasil penelitiannya tersebut dalam jurnal. Kenapa tidak dijurnalkan? Bisa karena soal kemampuan bahasa Inggris—karena umumnya jurnal internasional berbahasa Inggris—atau karena belum membudayanya tulis…

Berkarya dari Warkop

Gambar
Warkop The Clove di Kota Maros agak sepi ketika itu. Ismawan Amir tengah duduk sambil menikmati secangkir kopi hangat yang baru saja dipesannya. Beberapa grup Whatsapp ia baca-baca, sambil kemudian mengetik seperti sedang berkirim pesan kepada temannya. Tak berapa lama, ia berkata kepada kawannya di bangku sebelah, “beritanya sudah dimuat di media.”
“Dua orang penghafal Al Quran asal Sulsel akan menjadi imam masjid di Amerika,” begitu isi beritanya. Pada tahun 2016, Pesantren Darul Istiqamah yang berpusat di Maccopa Kabupaten Maros di bawah pimpinan Ustad Muzayyin Arif tengah menjalin kemitraan dengan Presiden Nusantara Foundation di New York Imam Dr. M. Shamsi Ali terkait pengiriman imam masjid selama bulan Ramadhan di Amerika.
Warung kopi saat ini menjadi trend tersendiri bagi banyak kalangan, tak terkecuali para praktisi media, politisi, dosen, aktivis mahasiswa, bahkan ustad dan penulis. Ismawan, sebagai contoh, adalah seorang jurnalis pesantren yang secara up to date mengirimkan b…

Silaturahmi dengan Kapolsek Turikale

Gambar
Di era yang sangat kompleks ini setiap orang butuh sinergi dengan orang lain. Tiap instansi juga perlu memiliki kemitraan yang terjaga dengan lembaga lain.

Menyadari hal itu, maka Polsek Turikale Maros yang telah lama ingin bersilaturahmi dengan Pesantren Darul Istiqamah, akhirnya bertemu di Warkop Clove di kota Maros, Jumat 1 April 2016.

Hadir dalam kesempatan ini, Polsek Turikale dan jajarannya, Camat Turikale, Lurah Taroada, dan staf Badan Eksekutif Pesantren Darul Istiqamah, dan Yayasan Darul Istiqamah Ust Muthahhir Arif. 
Beberapa hal yang dibicarakan pada kesempatan ini adalah sebagai berikut.
Pertama, tentang keamanan. Tugas polisi adalah memberikan rasa aman kepada masyarakat. Jika ada ada gangguan Kamtibmas, maka polisi memiliki posisi yang strategis untuk menyelesaikannya. Jika masalah tersebut berada dalam internal komunitas, maka tiap komunitas perlu menyelesaikannya secara internal. Namun jika ada gangguan yang Kamtibnas, maka polisi perlu mengambil peran. 
Kedua, tent…