Jumat, 26 Februari 2016

Berlari ke Hutan Kata

Terkadang, saat sedang memikirkan sesuatu saya menulis. Dulu saya punya buku diary yang sering kujadikan 'papan' untuk menulis apa saja yang terlintas di hati. Tapi tidak 'apa saja' juga. Saya tetap memilih apa saja yang baik untuk ditulis, yang mungkin suatu saat akan dibaca orang lain. Seiring berjalannya waktu, saya tidak lagi intens di buku harian, akan tetapi merambah ke blog, website, koran, dan juga buku.

Lebih dari 15 tahun ini saya terbiasa menulis. Mencurahkan apa saja yang menurutku penting.

Kata orang, menulis bisa jadi terapi jiwa. Kupikir-pikir, ada betulnya juga. Kenapa? Karena saat menulis kita mencurahkan pikiran dan perasaan. Walau tidak sepenuhnya tertumpah, tapi proses menulis sesungguhnya merupakan proses relaksasi dengan melepaskan apa saja yang mengganjal di pikiran dan hati ke dalam sebuah tulisan.

Tiap kita mungkin punya cara yang berbeda dalam menyikapi hidup. Tapi berlari-lari di hutan kata-kata mungkin bisa jadi solusi bagi mereka yang ingin mencurahkan ide dan perasaannya sekaligus untuk melatih keterampilan otak, rasa, dan mengetik dalam suatu waktu. *

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berbagi dengan Orang Aceh

Berbagi dengan FLP Aceh Setelah berakhirnya Munas IV FLP, saya diminta oleh beberapa kawan FLP Aceh untuk sharing pengalaman. Sejak iku...